Jumat, 23 Juni 2017

BPJS Ketenagakerjaan Tekankan Pencairan JHT Tak Bisa Diwakilkan


Solid Gold- Tenaga kerja diimbau mewaspadai penipuan bermodus perantara untuk mencairkan Jaminan Hari Tua (JHT) yang tersimpan di BPJS Ketenagakerjaan. BPJS ditekankan tidak melayani pencairan JHT melalui perantara. Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jawa Tengah (Jateng) & Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Irum Ismantara mengatakan, petugas akan menolak jika pencairan JHT diwakilkan.

"Peserta bisa datang sendiri kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian jika tidak menggunakan jalur resmi, sebaiknya tidak menggunakan jasa perantara," ujarnya
Dia memprediksi kemungkinan terjadi penipuan melalui perantara tersebut. Namun begitu, dia melanjutkan terjadi karena ketidaktahuan masyarakat dan karena desakan kebutuhan ekonomi yang tinggi menjelang Lebaran. Dia juga menyoroti, saat ini marak muncul penawaran jasa pencairan JHT terutama di sosial media seperti Facebook.

"Penawaran seperti ini merugikan peserta karena akan ditolak oleh BPJS Ketenagakerjaan. Bahkan, dapat berujung pada keputusan penipuan seperti yang terjadi di Magelang dan Cilacap. Kasus ini sudah ditindaklanjuti aparat penegak hukum," paparnya.

JHT, lanjut dia merupakan program perlindungan untuk hari tua bagi pekerja. JHT juga akumulasi iuran pekerja ditambah hasil pengembangan BPJS Ketenagakerjaan yang dapat dicairkan karena sudah berhenti bekerja atau karena di-PHK. "Namun, jika belum ada kebutuhan ekonomi yang mendesak agar JHT tidak diambil karena dapat dilanjutkan pada saat sudah bekerja kembali," terangnya.

Diterangkan 2,4 juta tenaga kerja di wilayah Jateng- DIY telah tercatat sebagai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan hingga bulan Mei 2017. Sedangkan, jumlah peserta aktif mencapai 42.509 perusahaan. Jumlah perusahaan baru yang mendaftar sampai dengan posisi Mei 2017 adalah 5.095 perusahaan baru dan 220.780 tenaga kerja baru yang didaftarkan.

Kepala Pemasaran Wilayah Kanwil Jateng & DIY Heri Purwanto menambahkan, upaya menghindari penggunaan perantara BPJS Ketenagakerjaan telah memberikan kemudahan untuk mengajukan klaim HJT dengan cara e-klaim. Fitur ini adalah layanan elektronik berbasis Web untuk mempercepat proses administrasi.

"Proses pengajuan klaim HJT mudah dan tidak dikenakan biaya. Jadi proses pencairan gratis, jadi jangan sampai masyarakat tertipu oleh pihak- pihak yang ingin mengambil keuntungan," katanya.

BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jateng & DIY telah menyediakan berbagai kanal untuk melakukan klaim. Selain 12 kantor cabang dan 23 kantor cabang perintis, peserta dapat mendapatkan pelayanan di Bank BNI, BRI dan BTN







Posted By PT Solid Gold Berjangka Pusat 09.31

Kamis, 22 Juni 2017

Gubernur Bengkulu dan Istrinya Ditetapkan Tersangka

Solid Gold - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti dan istirnya, Lily Maddari sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek peningkatan jalan di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, Ridwan Mukti diduga menerima suap dari bos PT Statika Mitranya Sarana (SMS) Jhoni Wijaya untuk memenangkan tender pembangunan jalan di Rejang Lebong.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dilanjutkan gelar perkara, ada dugaan tindak pidana korupsi penerima hadiah atau janji oleh Gubernur Bengkulu," kata Alexander dalam sebuah konferensi pers di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta,
Selain Gubernur Bengkulu dan istrinya, KPK juga menetapkan dua orang lainnya sebagai tersangka. Jhoni Wijaya selaku tersangka pemberi suap dan Rico Dian Sari sebagai tersangka perantara suap ke Ridwan Mukti.

Sebagai tersangka pemberi suap, Jhoni disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a, atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 junto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
Sementara itu Ridwan Mukti dan istrinya Iin Maddari serta Rico Dian Sari, selaku penerima suap disangka dengan Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 junto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


Solid Gold
Solid Gold Berjangka






Posted By PT Solid Gold Berjangka Pusat 13.43

Rabu, 21 Juni 2017

Jokowi Banjir Ucapan Selamat Ultah ke-56 di Medsos

Filled under:

Presiden Joko Widodo atau Jokowi hari ini berulang tahun ke-56. Media sosial seperti Twitter pun diramaikan dengan ucapan selamat, kepada orang nomor satu di Indonesia ini.








Ucapan datang dari berbagai kalangan. Di antaranya konduktor, Addie MS. Melalui akun Twitter-nya @addiems, suami penyanyi Memes itu mengucapkan selamat ulang tahun dan mendoakan agar Jokowi selalu diberikan kesehatan.

"Selamat berulang tahun, Pak @jokowi. Semoga selalu sehat, ya. #Happy56thJokowi," tweet Addie MS seraya mengunggah foto bersama sang Presiden.

Ucapan selamat juga datang dari komika Arie Kriting. Melalui akun Twitter-nya @Arie_Kriting, dia mendoakan semoga Jokowi menjadi pemimpin yang bahagia karena dicintai rakyatnya.

"Selamat Ulang Tahun Pak Jokowi. Panjang usia, sehat selalu, dan terus jadi pemimpin yang bahagia karena dicintai rakyat. #Happy56thJokowi," tweet Arie Kriting yang juga mengunggah foto bersama Jokowi.

Selain tagar #Happy56thJokowi, tagar #BapakPresiden juga menjadi trending topic di Twitter. Warganet menyampaikan ucapan selamat kepada Jokowi dengan menyertakan tagar tersebut.

Seperti akun Twitter @_TNIAU yang mengucapkan selamat kepada Jokowi dengan menyertakan foto romantis Presiden bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo, di bawah payung warna pink saat kunjungan ke Papua.

"Segenap keluarga besar TNI AU mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-56 Bapak Presiden @jokowi. Semoga ridho Allah SWT senantiasa menyertai," tweet @_TNIAU.

Solid Gold

Posted By PT Solid Gold Berjangka Pusat 09.30

Selasa, 20 Juni 2017

Orang Indonesia Daftar Jadi Penduduk Negara Pertama Luar Angkasa

Filled under:



 Beberapa hari lalu, dunia heboh dengan kabar pendirian sebuah negara baru, yakni Asgardia. Menariknya, negara yang dicetuskan ilmuwan Rusia Igor Ahusrbeyli ini tak akan berlokasi di Bumi, tetapi di luar angkasa dengan wilayah berupa wahana raksasa.

Disebutkan oleh laman The Sun, walaupun belum resmi berdiri, "pemerintah" Asgardia sudah menyeleksi calon penduduk. Kini, lebih dari setengah juta penduduk Bumi mendaftar jadi warga negara Asgardia, termasuk mereka yang tinggal di Indonesia.

Berdasarkan pantauan di laman resmi Asgardia, Senin (19/6/2017), setidaknya 2.609 orang di Indonesia sudah mendaftarkan diri jadi penduduk Asgardia. Indonesia menempati urutan ke-18 di antara negara-negara lain.




Misalnya saja Tiongkok (32.464 orang), Turki (29.545 orang), Amerika Serikat (29.153 orang), Brasil (10.000 orang), Inggris (9.575 orang), Italia, Meksiko, Spanyol, India, Rusia, Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Malaysia, dan lain-lain.

Ketika diklik, lebih dari 80 persen orang yang mendaftarkan diri menjadi warga negara Asgardia berjenis kelamin laki-laki, sedangkan pendaftar perempuan lebih sedikit.

Selain itu, dari peta terlihat pula persebaran pendaftar dari Indonesia yang berasal dari kota-kota besar di Indonesia. Misalnya saja dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Denpasar, Yogyakarta, Bekasi, Banjarmasin, Makassar, Gorontalo, dan kota-kota lain di Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.


Sayangnya, tidak ada informasi lebih lanjut apakah orang yang mendaftar jadi warga negara Asgardia ini merupakan warga negara Indonesia atau kaum ekspatriat yang tinggal dan menetap di Indonesia.

Kemungkinan, sebagian di antaranya mungkin adalah orang Indonesia. Hal ini terlihat dari bahasa yang dikuasainya, yakni bahasa Indonesia, meski jumlahnya minoritas.

Sekadar diketahui, mereka yang direkrut menjadi warga negara akan mengantongi sertifikat Asgardia dan resmi menjadi Asgardian (julukan warga negara Asgardia), tetapi tetap memiliki status dikewarganegaraan.




Layaknya negara-negara Bumi, Asgardia juga akan membentuk pemerintahan demokrasi berdasarkan hukum. Warga negara Asgardia pun nanti diminta untuk turut andil memberikan suara demi sistem perumusan dasar konstitusi negara tersebut.

Tujuan dibangunnya Asgardia didasari tiga asas utama dari aspek ilmu alam dan teknologi. Pertama, Asgardia didirikan untuk menjamin kehidupan antariksa secara damai. Kedua, Asgardia hadir untuk melindungi Bumi dari ancaman objek luar angkasa, seperti komet, badai matahari, dan masih banyak lagi.


Solid Gold Berjangka

Posted By PT Solid Gold Berjangka Pusat 13.27